Hisense Luncurkan A10 Series: Smartphone E-Ink dengan Layar Warna Magnetik yang Bisa Dilepas
Hisense Resmi Perkenalkan A10 Series di Pasar China
Hisense meluncurkan seri smartphone terbarunya, Hisense A10 Series, setelah beberapa bulan menampilkan teaser. Seri ini hadir dalam dua varian: A10 Pro dan A10 Ultra. Keduanya mengusung layar utama E-Ink berukuran 6,13 inci, dukungan jaringan 5G, baterai 4.000 mAh, serta sistem operasi Android 16 langsung dari kotak. Harga awal di China ditetapkan mulai 2.799 yuan, atau setara sekitar Rp7,4 juta.
Harga dan Konfigurasi Memori
Hisense A10 Pro tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi. Model dasar 8 GB RAM + 128 GB storage dibanderol 2.799 yuan (sekitar Rp7,4 juta). Varian 8 GB + 256 GB dijual 2.999 yuan (sekitar Rp7,9 juta), sedangkan puncak 12 GB + 512 GB mencapai 3.499 yuan (sekitar Rp9,2 juta).
Hisense A10 Ultra membuka harga di 3.198 yuan (sekitar Rp8,4 juta) untuk 8 GB + 128 GB. Varian 8 GB + 256 GB bernilai 3.398 yuan, dan 12 GB + 512 GB dijual 3.898 yuan (sekitar Rp10,2 juta). Kedua model tersedia dalam warna Moon White dan Bamboo Green dengan bobot sekitar 190 gram.
Layar Utama E-Ink Carta 1300 6,13 Inci
Panel utama menggunakan teknologi Carta 1300 E-Ink dengan resolusi 1.648 x 824 piksel dan kepadatan 300 PPI. Layar menampilkan 256 tingkat grayscale dan didukung 36 level pencahayaan depan dual-color. Berbeda dengan layar OLED atau LCD konvensional yang memancarkan cahaya, panel E-Ink memantulkan cahaya sekitar β mirip kertas β sehingga tidak memproduksi blue light dan bebas flicker.
Karakteristik ini membuat A10 Series cocok untuk membaca e-book, dokumen PDF, membuat anotasi, serta belajar dalam durasi panjang tanpa kelelahan mata. Hisense menanamkan chip E Ink T2000 hardware TCON untuk mengelola refresh layar secara independen, mengurangi ghosting dan meringankan beban prosesor utama.
Layar Warna Sekunder Magnetik 4,96 Inci
Inovasi paling menonjol adalah panel LCD warna 4,96 inci yang terpasang di bagian belakang melalui sistem konektor magnetik dan metal contact. Layar ini bisa ditempel atau dilepas kapan saja. Saat terpasang, perangkat berfungsi seperti smartphone Android biasa β mendukung komik berwarna, grafik, video pendek, dan media sosial. Setelah selesai, pengguna melepasnya untuk kembali ke pengalaman membaca E-Ink hemat daya.
Hisense A10 Ultra sudah menyertakan layar warna magnetik dalam kotak. Sementara A10 Pro hanya menyediakan konektor magnetik di body; layar warna sekunder harus dibeli terpisah. Konsep ini memberi fleksibilitas: pengguna menentukan kapan butuh warna dan kapan ingin hemat baterai dengan E-Ink.
Platform Qualcomm QCM6690 4 nm dengan 5G
Kedua varian ditenagai Qualcomm QCM6690, prosesor octa-core 4 nm yang dirancang khusus untuk perangkat berbasis E-Ink dan mendukung 5G. Hisense mengoptimalkan manajemen daya dengan menurunkan frekuensi prosesor saat tampilan statis (membaca), dan menaikkannya saat aplikasi berat dijalankan agar antarmuka tetap responsif.
Baterai 4.000 mAh, Wireless Charging 15 W
Baterai 4.000 mAh didukung pengisian kabel 18 W dan wireless charging 15 W. Khusus A10 Ultra mendapatkan magnetic wireless charging, melengkapi ekosistem aksesori magnetik. Kombinasi layar E-Ink hemat daya dan pengelolaan frekuensi prosesor ditargetkan untuk pemakaian komunikasi, membaca, dan belajar dalam durasi panjang.
Android 16 Tanpa Batasan Aplikasi
A10 Series menjalankan Android 16 out-of-the-box dengan janji update sistem dan patch keamanan jangka panjang. Berbeda dengan beberapa perangkat E-Ink lain yang membatasi kompatibilitas aplikasi, Hisense memungkinkan pemasangan aplikasi Android standar seperti pada smartphone konvensional.
Kamera 48 MP dan Fitur Kelengkapan
Di bagian belakang terpasang kamera utama 48 MP, depan 8 MP. Fitur pendukung meliputi NFC, infrared remote control, Wi-Fi 6, perekaman panggilan, dan app cloning. Kombinasi ini membuat A10 bukan sekadar e-reader dengan konektivitas seluler, melainkan smartphone Android fungsional penuh.