WINGS Luncurkan Program Bank Sampah Karyawan untuk Mendukung Gaya Hidup Berkelanjutan
Program Bank Sampah Karyawan WINGS Group
WINGS Group melalui Yayasan WINGS Peduli memperkenalkan program Bank Sampah Karyawan di kantor pusatnya yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur. Program ini menjadi bagian integral dari kampanye #PilahDariSekarang yang bertujuan mendorong kebiasaan memilah sampah sejak sumber, sehingga setiap individu di lingkungan kerja dapat berkontribusi nyata pada pengurangan volume sampah yang tiba di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Pelaksanaan program didukung penuh oleh Bank Sampah Kartini 09, salah satu unit bank sampah binaan Yayasan WINGS Peduli sejak tahun 2023. Sebelum beroperasi penuh, Bank Sampah Kartini 09 telah menerima serangkaian pelatihan teknis dan pendampingan kapasitas dari Waste4Change, organisasi yang berpengalaman dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas dan ekonomi sirkular. Pelatihan tersebut mencakup tata kelola administrasi nasabah, standar penimbangan, pencatatan transaksi digital, serta prosedur kesehatan dan keselamatan kerja (K3) saat menangani material daur ulang.
Edukasi dan Operasional Rutin
Program dimulai dengan sesi Sustainability Talk di mana pengurus Bank Sampah Kartini 09 berbagi pengetahuan mendalam tentang pentingnya pemilahan sampah, mekanisme operasional bank sampah, hingga perjalanan material setelah disetorkan ke fasilitas daur ulang. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami klasifikasi sampah menurut SNI 3242:2008, peran material organik dan anorganik, serta dampak lingkungan dari pencemaran plastik di laut. Edukasi dilanjutkan melalui komunikasi rutin di WhatsApp Group yang berfungsi sebagai saluran pengingat jadwal penimbangan, tips memilah di rumah, dan informasi harga terkini material daur ulang.
Karyawan dapat mengikuti kegiatan penimbangan sampah setiap bulan dengan pendampingan langsung dari pengurus Bank Sampah Kartini 09. Material yang dikumpulkan mencakup berbagai jenis plastik (PET, HDPE, LDPE), kertas dan kardus, kaleng aluminium serta minyak jelantah yang dikemas dalam botol tertutup rapat. Setiap nasabah menerima buku tabungan sampah fisik maupun digital yang mencatat Lewat dan nilai tukar setiap transaksi, sehingga transparansi dan akuntabilitas terjamin.
Hasil dan Dampak
Hingga kini program diikuti puluhan nasabah aktif yang terdiri dari karyawan tetap, magang, dan tenaga outsourcing. Setiap kegiatan penimbangan bulanan rata-rata mengumpulkan 290 kilogram sampah terpilah, dengan puncak pencapaian mencapai 500 kilogram pada bulan puncak aktivitas kampanye. Material yang terkumpul dijual kepada pelapak atau offtaker berdasarkan jenisnya, lalu masuk ke industri daur ulang sebagai bahan baku baru seperti pellet plastik, kertas daur ulang, dan logam sekunder.
Inisiatif ini sejalan dengan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Permen LHK No. 14 Tahun 2021 yang menempatkan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Selain mengurangi timbulan sampah ke TPA, program ini memberikan nilai ekonomi dari material yang dipilah, menciptakan insentif finansial bagi nasabah, serta mendukung target nasional pengurangan sampah plastik laut sebesar 70 persen pada 2025.
Kolaborasi Ekosistem
“Kami percaya kebiasaan memilah sampah akan tumbuh saat masyarakat memiliki sistem yang memudahkan dan memastikan pengelolaan bertanggung jawab,” ujar Seva Nefertiti, perwakilan Yayasan WINGS Peduli. Program ini menunjukkan kolaborasi yang sinergis antara pelaku usaha (WINGS Group), komunitas bank sampah (Kartini 09), dan pelaku daur ulang (offtaker dan pabrik daur ulang) membentuk ekosistem bermanfaat yang saling memperkuat. Kolaborasi ini juga melibatkan pihak pemerintah setempat melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur yang memberikan rekomendasi lokasi dan monitoring kepatuhan regulasi.
Bank Sampah Karyawan menjadi bagian dari rangkaian kampanye #PilahDariSekarang yang mencakup tiga pilar utama: Aksi Bersih (kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor dan sekitar), Edukasi (pelatihan, talkshow, dan media sosial), serta KolaborAKSI (mitra kerja sama lintas sektor). Melalui pendekatan holistik ini, WINGS Group berharap dapat menciptakan budaya kelestarian yang tidak hanya berhenti di lingkup kantor, melainkan menyebar ke rumah masing-masing karyawan dan komunitas sekitar, sehingga dampak positif terhadap lingkungan menjadi lebih luas dan berkelanjutan.