Featured Tech News

Nvidia Dikabarkan Hentikan RTX 5090, Siapkan RTX 5080 24GB untuk Gamer

📅 12 Oct 2026 ✍️ oguricapp 🕐 3 menit baca
AdSense Atas Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Latar Belakang Kebijakan Nvidia Mengalihkan Chip GB202

Industri grafis sedang bergolak berikutan laporan terbaru yang mengklaim Nvidia berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090. Keputusan ini didorong oleh permintaan yang melonjak dari sektor AI dan pusat data, yang membuat chip flagship GB202 lebih menguntungkan dijual sebagai GPU workstation kelas tinggi. Menurut laporan MEGAsizeGPU melalui Wccftech, seluruh pasokan silicon GB202 akan dialokasikan eksklusif untuk lini RTX Pro seperti RTX PRO 6000, 5500, dan 5000. Pergeseran strategi ini menandakan Nvidia memprioritaskan margin keuntungan tinggi dari pasar enterprise dibandingkan konsumen gaming.

Harga RTX 5090 yang melonjak melebihi $6.000 di pasar terbuka menjadi bukti nyata ketidakseimbangan penawaran dan permintaan. Di wilayah dengan pembatasan ekspor, banyak pembeli yang memodifikasi kartu konsumen untuk kebutuhan server AI, meskipun Nvidia sudah merilis varian compliant seperti RTX PRO 6000D dan RTX 5090D V2. Fenomena ini menunjukkan betapa desperate-nya pasar AI akan daya komputasi, mendorong Nvidia untuk mengunci pasokan chip terbaiknya ke segmen profesional.

Dampak bagi Komunitas Gaming dan Entusiasta

Bagi gamer dan penggemar hardware, penghentian RTX 5090 berarti hilangnya opsi flagship generasi terbaru yang menjanjikan performa rasterisasi dan ray‑tracing yang belum pernah tercapai sebelumnya. Banyak pembeli yang Tech menunggu rilis resmi kini terpaksa mencari alternatif seperti RTX 4090 atau kartu generasi sebelumnya yang masih tersedia di pasar kedua. Harga kartu bekas pun melonjak signifikan, menciptakan tekanan tambahan bagi anggaran upgrade PC. Beberapa komunitas forum sudah mulai membahas kemungkinan modifikasi BIOS pada RTX 4090 untuk mendekati performa RTX 5090, meskipun hal tersebut menimbulkan risiko stabilitas dan garansi.

Strategi Nvidia di Pasar Enterprise dan AI

Pengalihan seluruh produksi GB202 ke lini RTX Pro mencerminkan pergeseran jangka panjang Nvidia dari pendapatan berbasis konsumen ke pendapatan berbasis data center. GPU workstation seperti RTX PRO 6000 menawarkan VRAM 48 GB, dukungan ECC, dan driver yang dioptimalkan untuk beban kerja AI training, inferensi, serta rendering profesional. Margin keuntungan per unit di segmen ini jauh lebih tinggi dibandingkan kartu gaming, sehingga Nvidia dapat mempercepat pengembalian investasi R&D yang masif untuk arsitektur Blackwell. Selain itu, kontrak jangka panjang dengan penyedia cloud besar seperti AWS, Azure, dan Google Cloud memberikan aliran pendapatan yang lebih dapat diprediksi.

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya: RTX 4090 vs. RTX 5090

RTX 4090, yang diluncurkan akhir 2022, masih menjadi raja performa konsumen dengan 24 GB GDDR6X dan 16.384 CUDA core. RTX 5090 dirancang untuk melampaui angka tersebut dengan arsitektur Blackwell, peningkatan clock, dan dukungan PCIe 5.0. Namun, karena produksi dihentikan, perbandingan nyata hanya bisa dilakukan melalui benchmark sintetis yang bocor dari sampel engineering. Para analis memprediksi peningkatan 30‑40 % pada beban ray‑tracing dan 20‑25 % pada rasterisasi tradisional, namun tanpa ketersediaan massal, angka‑angka tersebut tetap spekulatif.

Implikasi Harga, Ketersediaan, dan Kebijakan Ekspor

Kenaikan harga di pasar terbuka melebihi $6.000 bukan hanya cerminan kelangkaan, tetapi juga indikator permintaan dari sektor AI yang siap membayar premium untuk daya komputasi tambahan. Di negara‑negara dengan kontrol ekspor ketat—seperti China—banyak perusahaan yang membeli kartu konsumen lalu memodifikasi firmware agar bisa berjalan di lingkungan server. Nvidia merespons dengan merilis varian “D” yang mematuhi regulasi, namun permintaan tetap melebihi pasokan. Situasi ini memperparah tekanan rantai pasok dan mendorong Nvidia untuk mengunci alokasi silicon ke pelanggan enterprise yang menawarkan volume pembelian besar dan kontrak jangka panjang.

Kesimpulan dan Prospek Mendatang

Keputusan Nvidia untuk menghentikan RTX 5090 dan mengarahkan chip GB202 ke lini RTX Pro menandai titik balik strategis di mana pasar AI dan data center menjadi prioritas utama. Bagi konsumen, harapan berikutnya terletak pada generasi GPU gaming berikutnya—kemungkinan besar berbasis arsitektur Blackwell “refresh” atau arsitektur baru sepenuhnya—yang dirancang dengan alokasi produksi yang lebih seimbang. Sementara itu, pelaku industri harus menyesuaikan rencana upgrade dan anggaran, sambil memantau perkembangan kebijakan ekspor dan ketersediaan kartu workstation yang mungkin menjadi alternatif bagi pengguna yang membutuhkan performa komputasi tinggi.

AdSense Bawah Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

"RTX 5080 24GB jika benar hadir akan menjadi jawaban Nvidia untuk celah pasar antara RTX 5070 dan RTX 5090 yang dihentikan. Kombinasi 24GB VRAM GDDR7 dan chip GB202 terpotong menjanjikan performa 4K tinggi dengan harga yang lebih rasional. Namun, status rumor yang belum terkonfirmasi, kenaikan harga DRAM, dan ketidakpastian stok membuat pembeli bijak sebaiknya menunggu peluncuran resmi dan review independen sebelum memutuskan upgrade."

Kelebihan

  • Memori 24GB GDDR7 cocok untuk gaming 4K dan beban kerja kreatif berat
  • Chip GB202 memberikan performa rasterisasi dan ray tracing kelas atas
  • Harga diperkirakan lebih terjangkau dibanding RTX 5090
  • Mendukung fitur Blackwell terbaru seperti Neural Rendering
  • TDP yang lebih efisien dibanding kartu flagship generasi sebelumnya

Kekurangan

  • Masih status rumor, belum ada konfirmasi resmi dari Nvidia
  • Ketersediaan stok awal diperkirakan sangat terbatas
  • Harga DRAM naik bisa mendorong MSRP melebihi ekspektasi
  • Tidak memiliki keunggulan VRAM 32GB seperti RTX 5090
  • Driver dan optimasi awal mungkin belum matang saat peluncuran

Spesifikasi

ChipsetGB202 (versi terpotong)
VRAM24GB GDDR7
Memory Bus384-bit (diperkirakan)
Memory Speed28-32 Gbps (diperkirakan)
CUDA Cores~10.000 (diperkirakan)
TDP350-400W (diperkirakan)
ArsitekturBlackwell
ProsesTSMC 4N

Who Should Buy?

  • Gamer 4K yang butuh VRAM besar tanpa beli RTX 5090 mahal
  • Kreator konten yang memerlukan 24GB VRAM untuk rendering 3D dan video
  • Enthusiast yang ingin mencoba arsitektur Blackwell terbaru lebih awal

Who Should Skip?

  • Pengguna yang butuh 32GB VRAM untuk menjalankan LLM lokal berskala besar
  • Pembeli yang menunggu konfirmasi resmi dan review independen lengkap
  • Yang mencari nilai terbaik per rupiah di kelas menengah atas

Frequently Asked Questions

Apakah RTX 5080 24GB sudah resmi diluncurkan?
Belum, ini masih rumor dari sumber seperti MEGAsizeGPU dan hongxing2020 tanpa konfirmasi Nvidia.
Kapan diperkirakan rilis RTX 5080 24GB?
Belum ada jadwal pasti, spekulasi pasar menunjuk akhir 2025 atau awal 2026.
Berapa estimasi harga RTX 5080 24GB?
Belum diketahui pasti, tapi diperkirakan di bawah RTX 5090 yang mencapai $6.000.
Apakah RTX 5090 benar-benar dihentikan produksinya?
Menurut laporan MEGAsizeGPU via Wccftech, ya, untuk mengalihkan chip GB202 ke lini RTX Pro.
Apa beda utama RTX 5080 24GB dengan RTX 5090?
VRAM 24GB vs 32GB, chip GB202 terpotong vs penuh, dan harga yang lebih terjangkau.

Sumber: https://www.kitguru.net/components/graphic-cards/joao-silva/nvidia-rumoured-to-replace-rtx-5080-with-new-24gb-model/

Bagikan Artikel

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *