Big Tech

CEO StubHub Diduga Danai Scalper Massal di Platformnya Sendiri

📅 12 Jul 2026 ✍️ 🕐 4 menit baca
AdSense Atas Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

CEO StubHub Eric Baker kedapatan membantu mendanai scalper tiket massal yang beroperasi di platform reselling miliknya sendiri. Investigasi CBC mengungkap bahwa Baker merupakan pemilik sebagian sekaligus direktur pengelola Andro Capital, sebuah dana yang memfasilitasi scalper menjual tiket dalam jumlah besar di StubHub. Laporan tersebut juga menyebutkan jika Baker menanamkan jutaan dolar ke pasar scalping tiket melalui entitas ini, dengan filings SEC September 2025 mencatat dana sampingan tersebut menghasilkan jutaan dolar penjualan di StubHub.

Peran Andro Capital dan Kemitraan dengan Colloquy Capital

Andro Capital bukan satu-satunya entitas yang terlibat. StubHub memiliki kemitraan dengan Colloquy Capital, afiliasi dari Andro, yang diketahui membiayai scalper massal di platform reseller tersebut. Meski juru bicara StubHub mengatakan kepada CBC bahwa informasi ini bukan hal baru, fakta bahwa CEO secara pribadi terlibat dalam pendanaan pihak ketiga yang memanipulasi harga tentu mengejutkan banyak pengguna. Selama beberapa tahun terakhir, StubHub tidak terlalu transparan soal keterikatan ini.

Untuk pembaca di Indonesia, StubHub adalah contoh platform reselling tiket global yang sering digunakan untuk konser, olahraga, dan event lainnya. Praktik scalping sendiri merujuk pada pembelian tiket dalam jumlah besar untuk dijual kembali dengan harga markup tinggi. Keberadaan dana seperti Andro dan Colloquy memperbesar skala operasi ini secara otomatis.

Masalah Hukum dan Keluhan Konsumen StubHub

StubHub sudah beberapa kali tersandung kasus konsumen. Pada April 2025, perusahaan membayar denda 10 juta dolar untuk menyelesaikan gugatan Federal Trade Commission (FTC) terkait tuduhan iklan harga tiket yang menyesatkan. Selain itu, StubHub membatalkan ribuan pesanan tiket Piala Dunia dan kini menghadapi dua potensi gugatan class-action di Amerika Serikat akibat kekacauan tersebut.

Catatan penting, jumlah pasti investasi jutaan dolar dari Baker belum dikonfirmasi secara detail dalam laporan. Yang jelas, filings SEC September 2025 menunjukkan dana sampingan Baker mencetak jutaan dolar penjualan di StubHub. StubHub mencatatkan nilai transaksi sebesar 9,2 miliar dolar sepanjang 2025.

Mengapa Temuan CBC Mengejutkan Pengguna

StubHub selama ini dianggap sebagai perantara netral bagi pembeli dan penjual tiket. Ketika CBC melaporkan keterlibatan langsung CEO dalam mendanai scalper massal, banyak pengguna merasa tertipu karena platform seolah memfasilitasi persaingan tidak sehat. Meski juru bicara StubHub menyatakan bahwa fakta kepemilikan Baker di Andro Capital bukan hal baru, transparansi yang minim selama tahun-tahun belakangan membuat kejutan tersebut wajar. Laporan terbaru dari filing SEC September 2025 menjadi pemicu penyebaran informasi ini ke publik luas.

Di Indonesia, fenomena scalping tiket konser juga mulai marak, sehingga kasus StubHub bisa menjadi pelajaran tentang pentingnya regulasi platform reselling. Sayangnya, identitas pihak lain yang disebut dalam artikel asli tidak kami sertakan karena tidak relevan dan belum dikonfirmasi konteksnya.

Skala Bisnis StubHub di Tengah Kontroversi

Meski kontroversial, StubHub mencatatkan nilai transaksi sebesar 9,2 miliar dolar sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan betapa besarnya pangsa pasar platform reselling tiket ini. Sayangnya, harga tiket event langsung meroket beberapa tahun belakangan, dan pasar reselling seperti StubHub diwarnai bot, harga tidak konsisten, serta biaya tersembunyi. Scalper massal menjadi salah satu pendorong utama ketidakstabilan tersebut, dan melalui Andro serta Colloquy, CEO StubHub secara langsung menyalurkan jutaan dolar ke pipeline ini.

Kesimpulan

Investigasi CBC memperlihatkan konflik kepentingan yang jelas antara pimpinan StubHub dan praktik scalping di platformnya. Eric Baker via Andro Capital dan kemitraan Colloquy Capital disebut mendanai scalper massal, sementara StubHub menghadapi berbagai tuntutan hukum dan keluhan konsumen. Pengguna perlu menyadari bahwa ekosistem reselling tiket seperti StubHub masih dipengaruhi oleh aktor besar di balik layar.

FAQ

Apa itu Andro Capital dan hubungannya dengan CEO StubHub?

Andro Capital adalah dana di mana Eric Baker, CEO StubHub, berperan sebagai pemilik sebagian dan direktur pengelola. Dana ini membantu scalper menjual tiket dalam jumlah besar di StubHub.

Berapa denda yang dibayar StubHub ke FTC?

StubHub membayar 10 juta dolar pada April 2025 untuk menyelesaikan gugatan FTC terkait iklan harga tiket yang menyesatkan.

Apakah StubHub menghadapi tuntutan terkait tiket Piala Dunia?

Ya, StubHub membatalkan ribuan pesanan tiket Piala Dunia dan saat ini menghadapi dua potensi gugatan class-action di AS atas insiden tersebut.

Artikel disusun redaksi dari laporan publik, ditulis ulang untuk pembaca Indonesia. Bukan review hands-on lab kami kecuali dinyatakan eksplisit.

Referensi: StubHub CEO is helping fund mass scalpers on his own platform

AdSense Bawah Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Bagikan Artikel

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *