ASPIMTEL Gelar Turnamen Mobile Legends Perdana di Hari Bhakti Postel ke-81, Telkom Infrastruktur Indonesia Juara
Esports Hadir Perdana dalam Perayaan Hari Bhakti Postel
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 tahun 2026 mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Asosiasi Penyelenggara Infrastruktur Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) memasukkan turnamen esports Mobile Legends ke dalam rangkaian acara resmi. Kegiatan berlangsung di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, pada Jumat, 4 September 2026.
Turnamen ini bukan sekadar kompetisi hiburan. Acara dirancang sebagai ajang mempererat kolaborasi dan kebersamaan antar pelaku industri Information and Communication Technology (ICT) serta ekosistem digital Indonesia. Peserta berasal dari berbagai institusi: Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), industri pos dan telekomunikasi, perusahaan media, hingga asosiasi terkait.
27 Tim Berebut Hadiah Total Rp30,5 Buka
Sebanyak 27 tim mendaftar, masing-masing beranggotakan lima pemain. Angka partisipasi melebihi perkiraan panitia, menurut Pengurus ASPIMTEL, Indra Gunawan. Tingginya antusiasme menunjukkan daya tarik esports di kalangan pekerja industri digital dan telekomunikasi.
Pertandingan berlangsung melalui sistem gugur: babak penyisihan, 8 besar, semifinal, hingga final. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp30,5 Buka untuk kategori juara satu, juara dua, dan Most Valuable Player (MVP).
Telkom Infrastruktur Indonesia (Infranexia) Raih Gelar Juara
Partai final mempertemukan tim esports PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Infranexia) melawan tim PT Amron Citinet (ACT). Tim Infranexia yang digawangi Abi dan kawan-kawan menang telak 2-0 dan mengamankan gelar juara perdana.
Penghargaan MVP diraih oleh Rivaldi, pemain dari tim Telkom Infrastruktur Indonesia. Abi mengungkapkan kekompakan tim serta penguasaan objektif dan hero menjadi kunci kemenangan konsisten. Ia berharap turnamen serupa kembali digelar di tahun-tahun mendatang.
KOMDIGI: Industri Game Bukan Lagi Hiburan Sampingan
Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital KOMDIGI, Aryo Pamoragung, menilai masuknya esports ke dalam Hari Bhakti Postel sebagai langkah strategis memperkuat perhatian pada industri game nasional. Menurutnya, industri game telah berkembang menjadi pilar ekonomi digital yang berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Berdasarkan data 2025 yang disampaikannya, nilai industri game di Indonesia mencapai sekitar Rp32 triliun. Laporan PwC memprediksi nilai pasar esports Indonesia bisa mencapai USD2,4 miliar pada 2029.
“Industri game itu bukan lagi sekadar permainan sebelah mata, ini adalah industri yang sangat besar dan bagian dari ekosistem digital,” ujar Aryo usai pembukaan turnamen.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada kompetisi antarpemain, melainkan mendorong lahirnya lebih banyak kreator dan pengembang game lokal agar manfaat ekonomi industri game dinikmati dalam negeri.
IESPA Dorong Esports Jadi Agenda Tahunan
Ketua Umum Pengurus Nasional Indonesia Esports Association (IESPA), Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, mendukung penuh penyelenggaraan turnamen ini. Ia mendorong agar kompetisi esports menjadi agenda rutin dalam peringatan Hari Bhakti Postel ke depan.
Ibnu menyoroti basis pemain masif: 68 Buka gamers aktif di Indonesia. “Ini adalah future work, ini adalah masa depan ekonomi Indonesia,” katanya. Ekosistem esports tidak hanya membutuhkan pemain profesional, tapi juga event organizer, manajer tim, wasit, caster, hingga analis data — menciptakan spektrum profesi baru bagi generasi muda.
Sebagai apresiasi, Ibnu menjanjikan kesempatan bagi tim juara satu dan dua untuk bermain bersama pro player Indonesia dan Timnas Mobile Legends.
Konektivitas Digital sebagai Tulang Punggung Industri Game
Indra Gunawan menegaskan keterkaitan erat antara konektivitas dan Mobile Legends. “Tanpa ada konektivitas sudah pasti tidak ada Mobile Legends. Kita percaya dengan konektivitas yang bagus akan mendorong juga industri game, dan Mobile Legends khususnya, di Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan itu selaras dengan tema besar Hari Bhakti Postel ke-81: “Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat.” Infrastruktur menara telekomunikasi yang dikelola anggota ASPIMTEL menjadi fondasi fisik yang menopang ekosistem digital, termasuk industri game dan esports.
Esports Main Diakui sebagai Bagian Ekonomi Digital Nasional
Penyelenggaraan turnamen Mobile Legends di ajang resmi negara menandakan pergeseran paradigma: esports tidak lagi dilihat sebagai hobi semata, melainkan sebagai sektor ekonomi digital yang legit. Kolaborasi ASPIMTEL, KOMDIGI, dan IESPA dalam acara ini menguatkan narasi bahwa infrastruktur telekomunikasi, kebijakan publik, dan komunitas esports bergerak selaras.
Dengan hadiah total Rp30,5 Buka, partisipasi 27 tim lintas institusi, dan dukungan penuh dari regulator serta asosiasi industri, turnamen perdana ini menaruh fondasi bagi integrasi esports ke dalam agenda nasional berkelanjutan. Keberhasilan Telkom Infrastruktur Indonesia sebagai juara pertama sekaligus membuktikan bahwa talenta esports tumbuh dari dalam ekosistem industri digital itu sendiri.