News

ZTE dan XLSMART Sukses Uji Coba Jaringan Otonom Berbasis AI di Jaringan Hidup

📅 15 Sep 2026 ✍️ oguricapp 🕐 4 menit baca
AdSense Atas Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

ZTE dan XLSMART Demonstrasikan AI Agent untuk Optimalisasi Jaringan Secara Langsung

ZTE dan XLSMART memperkuat kolaborasi dalam pengembangan jaringan otonom berbasis kecerdasan buatan (AI). Keduanya baru saja menyelesaikan pengujian kemampuan Network Optimization Agent langsung pada sejumlah skenario jaringan aktif (live network). Pengujian tersebut dipamerkan dalam ajang ZTE Global Summit & User Congress 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam perjalanan XLSMART menuju Autonomous Network Level 4 (L4), tingkat di mana jaringan mampu melakukan analisis, pengambilan keputusan, dan eksekusi optimasi secara penuh tanpa intervensi manusia. Hasil pengujian menunjukkan bagaimana AI mulai diterapkan untuk menghasilkan efisiensi operasional yang dapat diukur.

Network Optimization Agent: Dari Analisis hingga Eksekusi Otomatis

Dalam pengujian, Network Optimization Agent dari ZTE digunakan untuk menangani berbagai skenario optimalisasi jaringan nirkabel. Teknologi ini dirancang untuk menjalankan rangkaian proses secara lebih otomatis: memahami kondisi jaringan, melakukan analisis, menyusun strategi optimalisasi, hingga mengeksekusi tindakan yang diperlukan.

Salah satu kemampuan kunci yang diuji adalah mekanisme closed-loop automation. Berdasarkan hasil pengujian pada cakupan skenario yang dievaluasi, proses otomatis tersebut mencatat tingkat penyelesaian sebesar 25%. Angka ini mengindikasikan potensi AI Agent dalam mengurangi beban pekerjaan manual yang selama ini diperlukan dalam proses optimalisasi jaringan konvensional.

Dengan semakin banyak tahapan yang dapat dilakukan secara otomatis, operator jaringan berpeluang memangkas waktu yang dibutuhkan untuk berpindah dari tahap analisis menuju eksekusi. Lebih dari sekadar otomatisasi, pendekatan ini juga memungkinkan proses optimalisasi berlangsung dalam sebuah siklus yang lebih terintegrasi. Network Optimization Agent dapat menghasilkan rekomendasi solusi sekaligus mendukung proses analisis, penyusunan strategi, dan eksekusi—menjadi fondasi penting dalam pengembangan jaringan yang semakin otonom.

Strategi XLSMART Menuju Autonomous Network Level 4

Bagi XLSMART, pengujian bersama ZTE menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kemampuan jaringan melalui AI dan otomasi berbasis agen. Shurish Subbramaniam, CTO XLSMART, menyatakan bahwa perusahaan terus mengeksplorasi pemanfaatan AI dan otomatisasi untuk meningkatkan operasional jaringan sekaligus mempercepat perjalanan menuju autonomous network.

“Kolaborasi kami dengan ZTE memungkinkan kami menguji berbagai kasus penggunaan berbasis agent yang bernilai tinggi secara langsung di lingkungan jaringan aktif, sehingga kami dapat mengevaluasi efektivitas operasional dan manfaat yang terukur dalam kondisi jaringan yang sebenarnya,”

Ia menambahkan, hasil pengujian tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah pengembangan dan perluasan kapabilitas autonomous network XLSMART secara bertahap. Dengan pendekatan berbasis bukti (evidence-based), perjalanan menuju Level 4 tidak hanya mengandalkan janji teknologi, tetapi didasarkan pada hasil pengujian dan manfaat yang dapat diverifikasi dalam operasional nyata.

Dukungan Industri dan Rencana Lanjutan

Pengembangan jaringan otonom ini mendapat perhatian dari sejumlah pemimpin industri yang hadir dalam acara tersebut, di antaranya George Glass selaku CTO TM Forum, serta James Zhang dan Zhang Wanchun yang menjabat sebagai Senior Vice President ZTE. Kehadiran mereka memperlihatkan semakin besarnya perhatian industri telekomunikasi terhadap penerapan AI dalam pengelolaan jaringan.

Ke depan, ZTE dan XLSMART berencana melanjutkan pengujian berbagai skenario autonomous network yang memiliki nilai bisnis tinggi. Pengembangan akan dilakukan dengan memanfaatkan hasil yang diperoleh dari pengujian pada jaringan aktif. Fokus berikutnya mencakup peningkatan kemampuan berbasis AI Agent sekaligus memperluas kasus penggunaan yang telah terbukti.

Dengan demikian, teknologi tersebut diharapkan dapat membantu XLSMART membangun operasional jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan semakin otonom. Bagi industri telekomunikasi secara luas, langkah ini menunjukkan perubahan penting dalam cara jaringan dikelola: dari model yang bergantung pada intervensi manusia menuju model di mana jaringan mampu menganalisis kondisi, menentukan tindakan, dan melakukan optimalisasi secara lebih mandiri.

Dampak Nyata Bagi Operator dan Pelanggan

Pada akhirnya, tujuan pengembangan autonomous network bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional, kualitas layanan, serta nilai bisnis bagi operator dan pelanggan. Keberhasilan pengujian closed-loop automation dengan tingkat penyelesaian 25% pada tahap ini menjadi indikator awal bahwa pendekatan berbasis AI Agent layak untuk dikembangkan lebih lanjut menuju jaringan yang benar-benar otonom.

AdSense Bawah Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Bagikan Artikel

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *