News

Motorola Razr Flex: Bocoran Spesifikasi Smartphone Foldable Wide Screen dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

πŸ“… 6 Oct 2026 ✍️ oguricapp πŸ• 4 menit baca
AdSense Atas Artikel β€” slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Motorola Perluas Lini Foldable ke Format Wide Screen

Motorola tampaknya bersiap memperluas portofolio smartphone layar lipatnya ke segmen wide foldable atau format buku. Bocoran terbaru mengungkap adanya perangkat dengan kode pengembangan “Parker” yang secara internal disebut Motorola Razr Flex. Perangkat ini diprediksi hadir pada pertengahan Desember 2026, menandakan pergeseran strategi Motorola yang selama ini identik dengan desain clamshell pada seri Razr.

Informasi ini berasal dari bocoran yang beredar di komunitas teknologi dan belum mendapat konfirmasi resmi dari Motorola. Nama Razr Flex sendiri masih bersifat proyek dan dapat berubah saat peluncuran resmi nanti. Namun, detail spesifik yang bocor memberikan gambaran cukup jelas arah pengembangan Motorola untuk generasi foldable barunya.

Layar Utama 6,92 Inci OLED 165Hz dan Layar Cover 4,97 Inci

Utama perhatian pada Razr Flex adalah panel layar. Bagian dalam mengusung layar OLED lipat berukuran 6,92 inci dengan resolusi 2.364 x 1.728 piksel. Yang menonjol adalah refresh rate 165Hz, angka yang melampaui standar industri foldable premium saat ini yang umumnya berkisar 120Hz hingga 144Hz. Jika terverifikasi, ini akan menjadi salah satu layar foldable dengan refresh rate tertinggi di pasar, menjanjikan kehalusan animasi dan scrolling yang superior.

Saat dilipat, pengguna tetap dilayani layar cover OLED berukuran 4,97 inci dengan resolusi 1.140 x 1.736 piksel. Ukuran layar cover ini cukup luas untuk mengakses notifikasi, widget, hingga kamera selfie tanpa perlu membuka perangkat. Konsep wide foldable ini memungkinkan Razr Flex bertransformasi menjadi layar seukuran tablet mini saat dibuka, berbeda fundamental dengan pendekatan clamshell yang mempertinggi rasio aspek vertikal.

Performa Flagship: Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 12GB, Storage 256GB

Untuk mesinnya, Motorola dikabarkan memilih chipset flagship terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Prosesor ini dipadukan dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB. Menariknya, bocoran menyebut Motorola hanya menyiapkan satu konfigurasi memori saja tanpa varian kapasitas lain. Keputusan ini kemungkinan besar untuk menyederhanakan rantai pasokan dan menargetkan segmen premium tunggal.

Kombinasi chipset generasi terbaru dan RAM 12GB ditujukan untuk menangani beban kerja berat: multitasking layar ganda, gaming beresolusi tinggi, serta aplikasi produktivitas yang memanfaatkan real estate layar 6,92 inci sepenuhnya. Perangkat diperkirakan menjalankan Android 17 langsung dari kotak.

Sistem Kamera: Dual 50MP Belakang, Dual 32MP Depan

Sektor fotografi dibekali konfigurasi kamera ganda di bagian belakang, masing-masing beresolusi 50MP untuk kamera utama dan ultrawide. Pendekatan resolusi sama pada kedua sensor memudahkan komputasi gambar dan konsistensi warna saat berpindah mode.

Khusus untuk selfie dan panggilan video, Motorola memasang dua kamera depan 32MP β€” satu di atas layar utama dan satu di area layar cover. Desain ini memastikan kualitas selfie tetap optimal baik perangkat dalam keadaan terbuka maupun tertutup, mengatasi kelemahan umum foldable di mana kamera depan sering kali hanya terpasang di satu sisi layar.

Baterai 5.000mAh dengan Wireless Charging 25W pada Bodi Tipis

Meski mengusung desain tipis β€” tebal 5,8 mm saat terbuka dan 12,6 mm saat dilipat β€” Razr Flex dikabarkan menampung baterai 5.000mAh. Kapasitas ini cukup besar untuk kategori foldable dengan layar internal hampir 7 inci. Pengisian daya nirkabel didukung hingga 25W, fitur yang masih jarang ditemukan pada foldable tipis.

Dimensi perangkat: 110 x 149 x 5,8 mm (terbuka) dan 110 x 76 x 12,6 mm (terlipat). Berat diperkirakan 215 gram, relatif ringan untuk perangkat kelas ini. Sensor sidik jari dipasang di sisi terintegrasi dengan tombol daya.

Ketahanan IP48 dan IP49, Dua Warna Bernuansa Pantone

Motorola juga memasang sertifikasi ketahanan air dan debu ganda: IP48 dan IP49. Sertifikasi ini menunjukkan perlindungan terhadap percikan air tekanan tinggi dan kondisi lingkungan yang lebih ekstrem dibandingkan standar IP68 biasa yang umum pada smartphone flagship.

Pilihan warna mengusung kolaborasi dengan Pantone: Coriander (nuansa hijau keemasan) dan Dark Botanical Garden (hijau gelap botanikal). Pemilihan warna ini konsisten dengan strategi Motorola pada generasi Razr sebelumnya yang menjadikan estetika warna sebagai pembeda pasar.

Posisi di Pasar Foldable 2026

Jika bocoran akurat, Razr Flex akan menjadi jawaban Motorola terhadap Samsung Galaxy Z Fold series, Google Pixel Fold, serta OnePlus Open di segmen book-style foldable. Keunggulan kompetitif potensialnya terletak pada layar 165Hz, baterai 5.000mAh dengan wireless charging cepat, serta sertifikasi IP48/IP49 β€” kombinasi yang belum tentu dimiliki pesaing secara bersamaan.

Tantangan utama akan berada pada harga, ketersediaan global, serta keandalan hinge jangka panjang β€” area yang masih menjadi pertanyaan besar bagi seluruh pemain foldable. Motorola memiliki pengalaman hinge teardrop pada seri Razr clamshell, namun implementasi pada format wide foldable menuntut rekayasa baru.

Selama belum ada pengumuman resmi, seluruh spesifikasi, nama produk, harga, dan jadwal rilis tetap bersifat spekulatif. Peluncuran diperkirakan Desember 2026, namun jadwal bisa bergeser tergantung kesiapan produksi dan strategi pasar Motorola.

AdSense Bawah Artikel β€” slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Bagikan Artikel

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *