News

NetApp Luncurkan NetApp Novus, Arsitektur Penyimpanan Tercepat untuk Infrastruktur AI

📅 11 Oct 2026 ✍️ oguricapp 🕐 5 menit baca
AdSense Atas Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

NetApp Novus Jadi untuk Mengatasi Hambatan Penyimpanan di Era AI Factory

NetApp resmi memperkenalkan NetApp Novus, arsitektur penyimpanan data generasi terbaru yang dirancang khusus untuk meningkatkan performa infrastruktur kecerdasan buatan (AI) berskala besar. Solusi ini dikembangkan Dunia membantu penyedia infrastruktur AI memaksimalkan pemanfaatan unit pemrosesan grafis (GPU) melalui suplai data berkecepatan tinggi, dengan target throughput agregat melampaui 100 TB per detik.

Kehadiran NetApp Novus menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi penyedia layanan neocloud dan GPU-as-a-Service (GPUaaS). Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI, kemampuan sistem penyimpanan dalam memasok data secara konsisten menjadi faktor krusial untuk menjaga GPU tetap produktif dan menekan biaya operasional. NetApp menilai arsitektur penyimpanan tradisional berpotensi menjadi hambatan bagi pengembangan AI factory, yakni infrastruktur terintegrasi yang dirancang untuk menjalankan beban kerja AI dalam skala besar.

Ketika pasokan data tidak mampu mengimbangi kebutuhan pemrosesan, pemanfaatan GPU bahkan dapat turun di bawah 30 persen dalam kondisi tertentu. Situasi tersebut membuat kapasitas komputasi yang mahal tidak bisa digunakan secara optimal. Karena itu, NetApp Novus dirancang untuk mendukung kebutuhan penyimpanan data AI dengan pendekatan arsitektur yang lebih skalabel.

Arsitektur Skala-Keluar dengan Pemisahan Metadata dan Jalur Data

Syam Nair, Chief Product Officer NetApp, menyatakan bahwa infrastruktur AI membutuhkan sistem penyimpanan yang mampu mengikuti pertumbuhan kebutuhan komputasi dan data. Menurutnya, arsitektur penyimpanan yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan high-performance computing (HPC) belum tentu mampu memenuhi tuntutan AI factory modern, terutama ketika harus melayani ratusan ribu hingga jutaan GPU.

NetApp Novus dikembangkan dengan memanfaatkan NetApp Platform untuk menghadirkan arsitektur scale-out yang ditargetkan mampu melampaui throughput 100 TB per detik. Pendekatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemanfaatan GPU sekaligus membantu operator memperoleh nilai investasi yang lebih optimal dari infrastruktur AI mereka. NetApp menyebut Novus sebagai arsitektur penyimpanan berkinerja tinggi yang dibangun khusus untuk era AI, ketika kecepatan akses data dan kemampuan meningkatkan kapasitas menjadi kebutuhan utama.

Salah satu keunggulan utama NetApp Novus terletak pada pendekatan arsitekturnya yang memisahkan pengelolaan metadata dari jalur data. Dengan desain tersebut, performa, kapasitas, dan konkurensi dapat ditingkatkan secara independen tanpa harus memecah lingkungan penyimpanan menjadi banyak sistem terpisah. Novus tetap menggunakan namespace tunggal dengan protokol NFS standar industri. Pendekatan ini memungkinkan miliaran file dan kumpulan data AI berukuran besar dikelola dalam satu lingkungan, sekaligus membantu menyederhanakan operasional infrastruktur.

Kombinasi NetApp Novus Data Director, Supermicro, dan ONTAP

Pada tahap awal, NetApp Novus menggabungkan NetApp Novus Data Director, perangkat lunak pengelola metadata yang berjalan pada infrastruktur Supermicro yang telah memenuhi kualifikasi, dengan layanan data NetApp ONTAP melalui sistem penyimpanan NetApp AFF A90. Kombinasi tersebut membentuk arsitektur penyimpanan terdisagregasi yang dirancang untuk melampaui throughput agregat 100 TB per detik. Sistem ini juga ditujukan untuk mendukung pemanfaatan tinggi pada lingkungan dengan ratusan ribu GPU.

Di sisi lain, integrasi dengan NetApp ONTAP memungkinkan pelanggan tetap memanfaatkan layanan data kelas perusahaan yang telah digunakan dalam berbagai lingkungan bisnis. NetApp Novus juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan AI factory berskala cloud dan lingkungan multi-tenant, ketika berbagai pelanggan atau beban kerja berbagi infrastruktur yang sama. Solusi ini telah dapat dipesan dan dipersiapkan untuk mendukung transisi menuju penerapan berbasis perangkat lunak atau software-defined pada masa mendatang, dengan tetap mempertahankan namespace, model operasional, dan fondasi data yang sama.

Tiga Manfaat Utama bagi Operator Infrastruktur AI

NetApp mengidentifikasi tiga manfaat utama yang ditawarkan Novus bagi operator pusat data dan penyedia layanan infrastruktur AI.

1. Menjaga GPU Tetap Produktif

NetApp Novus dirancang untuk mengurangi hambatan penyimpanan dengan memisahkan layanan metadata dari jalur data. Dengan demikian, sistem dapat memasok data berperforma tinggi secara lebih konsisten untuk mendukung proses pelatihan dan pemrosesan AI. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko GPU menganggur akibat keterbatasan akses data, sehingga investasi pada perangkat komputasi berharga tinggi dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

2. Meningkatkan Kapasitas Tanpa Memecah Infrastruktur

Novus memungkinkan miliaran file dan kumpulan data AI dikelola dalam satu namespace. Pengelolaan metadata, bandwidth, dan kapasitas dapat ditingkatkan secara terpisah sesuai kebutuhan. Skema ini membantu mengurangi pembentukan silo penyimpanan dan kompleksitas operasional ketika infrastruktur AI berkembang. Operator pun memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan sumber daya dengan pertumbuhan beban kerja.

3. Meningkatkan Efisiensi Infrastruktur AI

Dengan kemampuan meningkatkan sumber daya secara independen, operator dapat menyesuaikan kapasitas penyimpanan dan performa berdasarkan kebutuhan masing-masing beban kerja. Pendekatan tersebut berpotensi membantu mengoptimalkan penggunaan daya dan ruang pusat data, sekaligus mempertahankan aspek ketahanan, keamanan, serta dukungan multi-tenant yang dibutuhkan oleh penyedia layanan AI.

Pengujian Omdia Menunjukkan Skalabilitas Hampir Linear

Potensi performa NetApp Novus turut mendapat perhatian dari Omdia. Tony Palmer, Chief Analyst di Omdia, mengatakan pengujian terhadap solusi tersebut menunjukkan skalabilitas performa yang mendekati linear seiring penambahan klaster ONTAP ke dalam satu namespace global. Hal ini menguatkan klaim NetApp bahwa arsitektur Novus mampu mendukung pertumbuhan beban kerja AI tanpa penurunan performa yang signifikan.

Dengan peluncuran NetApp Novus, NetApp menempatkan dirinya sebagai penyedia solusi penyimpanan yang berfokus pada kebutuhan spesifik infrastruktur AI generasi baru. Kemampuan untuk memisahkan metadata dan jalur data, serta integrasi dengan ekosistem ONTAP yang sudah matang, diharapkan dapat mempercepat adopsi AI factory skala besar di berbagai industri.

AdSense Bawah Artikel — slot iklan (tambahkan GIDR_ADSENSE_CLIENT di wp-config.php)

Bagikan Artikel

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *